Senin, 01 Februari 2021

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Ekspor Barang ke Singapura

Ekspor bukan hanya memberikan pemasukan kepada negara namun juga perusahaan pengekspor. Melakukan ekspor dapat membantu mengembangkan bisnis mereka. Ekspor barang ke Singapura memang sering dilakukan apalagi keduanya saling memberikan keuntungan dan juga lokasi yang cukup dekat.

Tentunya berjualan barang di luar negeri memiliki cara yang berbeda dengan berjualan barang di dalam negeri. Transaksi di dalam negeri tidak membutuhkan perantara pihak asing dan cukup dengan bantuan jasa ekspedisi yang tersedia saja bahkan tidak perlu repot mempersiapkan dokumen.

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Ekspor Barang ke Singapura

Pahami Ini Sebelum Ekspor Barang ke Singapura

Eksportir baik itu perorangan ataupun organisasi perlu mengetahui hal penting ini sebelum mengekspor barang agar tidak melakukan tindakan ilegal yang berujung dikenakan denda.

1.       Memahami barang yang akan diekspor

Anda sebagai pengekspor haruslah sebagai pemilik barang yang akan diekspor atau setidaknya telah diberikan wewenang oleh pihak yang berkaitan untuk mengekspor barang.

Maka dari itu siapa saja yang ingin mengekspor barang haruslah memahami jenis dan kategori barang yang ingin diekspor. Pahami juga deskripsinya. Jangan sampai tidak tahu apa-apa tapi langsung ingin mengekspor barang karena dapat merugikan.

2.       Melapor ke KPPBC

Setelah memahami informasi barang yang ingin diekspor dengan baik, maka saatnya Anda melaporkan barang sesuai dengan data yang tertera pada Pemberitahuan Ekspor Barang atau PEB. Nantinya PEB diserahkan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai atau KPPBC yang bisa dilaporkan dalam bentuk manual, tertulis atau data elektronik.

3.       Memahami ketentuan barang ekspor

Tentunya dalam proses mengekspor akan ada syaratnya masing-masing karena ada beberapa barang yang masuk sebagai “barang terlarang” sehingga tidak boleh diekspor. Maka dari itu Anda dapat menghindari kerugian dan denda akibat melakukan ekspor barang terlarang dan juga melanggar undang-undang yang membatasi komoditas ekspor. Itulah mengapa penting untuk memahami komoditas ekspor.

4.       Memahami barang dilarang ekspor

Pahamilah juga bahwa tidak semua komoditas dapat diekspor. Terdapat beberapa jenis barang yang dilarang diekspor yaitu kayu yang masih berbentuk log, rotan mentah, pasir silica atau kuars, sisa serta skrap yang diambil dari besi tuang, bijih timah dan konsentratnya, bantal trem atau rel kereta api dari kayu.

5.       Barang ekspor yang dibatasi

Terdapat juga barang yang dibatasi maka dari itu sebagai eksportir pahamilah apakah barang yang ingin dikirim termasuk kategori barang yang dibatasi. Jika dibatasi, biasanya harus meminta izin kepada pihak berwenang dan mengajukan PEB.

6.       Barang bebas ekspor

Barang bebas ekspor artinya barang yang dapat diekspor dan tidak termasuk dua kategori di atas. Jadi ekspor barang bebas prosedurnya lebih mudah tanpa harus ada izin khusus lagi. Jika ingin ekspor barang ke Singapura, cukup kunjungi Kilo.id yang akan membantu Anda dalam proses ekspor dan estimasi yang tepat waktu.